Kamis, 26 Februari 2015

Keberhasilan SPAM Pedesaan untuk Kimtran di Kabupaten Ogan Ilir,,,,,

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui instansi yang membidangi ketransmigrasian yaitu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi diundang sebagai pembicara sekaligus peserta dalam acara Seminar bersama Kementerian PUPR-PERPAMSI–JWWA-JICA yang mengambil tema Tantangan Pengurangan Life Cycle Cost (LCC) untuk Perkembangan Sistem Penyediaan Air di Indonesia yang dilaksanakan di Direktorat Cipta Karya Kementerian PU dan Perumahan Rakyat di Jakarta pada hari Selasa tanggal 24 Februari 2015 beberapa hari yang lalu.

Di Indonesia, sekitar setengah manajemen PDAM memiliki “BEBAN” dan mereka mengalami kesulitan dalam mempertahankan aspirasi manajemen penyediaan air secara baik, karena berbagai faktor negatif.

Dalam hal pengembangan fasilitas, kurangnya investasi menjadi sangat penting. Dan pemeliharaan fasilitas yang telah tersedia maupun yang baru dibangun seharusnya dilakukan dengan tepat oleh staf PDAM yang memiliki kapasitas. Selain itu, setiap PDAM seharusnya tidak menyia-nyiakan air bermanfaat yang telah diolah dalam pendistribusian disebabkan oleh kerugian fisik dan komersial yang diperhitungkan sebagai Non-Revenue Water (NRW).

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ogan Ilir dalam presentasinya mengungkapkan tingkat keberhasilan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dilakukan di Pedesaaan (Pemukiman Transmigrasi) yang ada di Kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rambutan Parit Kecamatan Indralaya Utara.

Pembangunan Intalasi SPAM yang ada di KTM Rambutan Parit merupakan "Pilot Project" dengan pengolahan airnya menggunakan membran secara sistem Reverse Osmosis (RO) dibangun oleh Kyowakiden Industry Co., Ltd (Jepang) yang tergabung dalam Organisasi JICA, dimana kapasitas yang terpasang sekarang 5.000 Liter/Hari atau dapat memenuhi kebutuhan air minum untuk masyarakat sebanyak 300 KK/Hari dalam artian dapat memenuhi kebutuhan penduduk untuk satu desa. Pembangunan Instalasi SPAM ini (RO Unit) memerlukan biaya konstruksi mahal namun biaya pemeliharaan rendah dengan tujuan untuk menyediakan air minum yang aman dalam jumah yang cukup secara terus menerus dengan biaya yang wajar (terjangkau) bagi konsumen.


 
 
   

Kamis, 25 Desember 2014

Profil Lokasi UPT Tanabang SP2 Kecamatan Muara Kuang


 A.         LOKASI
Permukiman transmigrasi (Kimtrans) Tanabang SP2 terletak di Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir. Pasar yang terdekat dengan lokasi kimtrans ini berada di ibukota kecamatan yaitu Kelurahan Muara Kuang yang jaraknya sejauh 12 km yang dapat ditempuh ± 0,5 jam, sedangkan jarak ibukota kecamatan Muara Kuang ke ibukota kabupaten di Indralaya sejauh ± 80 km yang bisa ditempuh selama 2-3 jam. Untuk ke ibukota provinsi jarak yang ditempuh sejauh 125 km sekitar 4-5 jam. Untuk mencapai lokasi Tanabang SP2 dari ibukota kecamatan Muara Kuang harus melewati jembatan yang sudah dibangun Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang telah diresmikan pada 21 Januari 2014.

 
 

Sabtu, 13 Desember 2014

Lima Menit Bersama Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi,,,



Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar,,,, mengatakan bahwa salah satu pekerjaan besar yang diemban Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi adalah membuat transmigrasi menjadi lebih seksi dan menarik minat kembali. Pembangunan infrastruktur daerah tertinggal pun diperlukan melalui koordinasi dengan kementerian lain.